Cara Cek Keyboard Laptop Bekas
Kalau kalian ingin membeli laptop bekas, salah satu bagian yang tidak boleh dilewatkan adalah keyboard.
Kenapa keyboard perlu dicek?
Karena keyboard adalah bagian yang paling sering digunakan. Mau mengetik tugas, kerja, browsing, main game, atau sekedar login Windows, semuanya pasti membutuhkan keyboard.
Masalahnya, keyboard laptop bekas kadang terlihat normal dari luar, tapi saat dipakai ternyata ada tombol yang tidak berfungsi, tombol mencet sendiri, double input, atau terasa keras saat ditekan.
Kalau sudah terlanjur beli, tentu cukup merepotkan. Apalagi kalau yang bermasalah adalah tombol penting seperti huruf, angka, Enter, Backspace, Shift, Ctrl, atau tombol power jika menyatu dengan keyboard.
Makanya pada artikel kali ini saya akan membahas cara cek keyboard laptop bekas sebelum membeli, supaya kalian tidak salah pilih dan bisa tahu kondisi keyboardnya masih normal atau tidak.
Kenapa Keyboard Laptop Bekas Wajib Dicek?
Keyboard laptop bekas wajib dicek karena kita tidak tahu bagaimana pemakaian pemilik sebelumnya.
Bisa saja laptop tersebut hanya dipakai untuk mengetik biasa. Tapi bisa juga sering dipakai bermain game, kerja berat, atau bahkan pernah terkena debu dan cairan.
Kalau laptop gaming bekas, tombol seperti W, A, S, D, Shift, Ctrl, dan Space biasanya lebih sering dipakai. Jadi bagian itu harus dicek lebih teliti.
Keyboard yang bermasalah memang masih bisa diakali dengan keyboard eksternal. Tapi tentu tidak nyaman kalau laptop ingin dibawa kemana-mana.
1. Cek Kondisi Fisik Keyboard
Langkah pertama adalah melihat kondisi fisik keyboard secara langsung.
Perhatikan apakah ada tombol yang hilang, miring, retak, longgar, atau terlihat berbeda dari tombol lainnya.
Kalau ada tombol yang terlalu mengkilap, itu biasanya karena sering dipakai. Sebenarnya masih wajar untuk laptop bekas, selama tombolnya masih berfungsi normal.
Tapi kalau ada tombol yang sudah tenggelam, susah balik, atau terasa goyang, kalian perlu lebih hati-hati.
2. Tekan Semua Tombol Satu per Satu
Ini cara paling sederhana tapi sangat penting. Tekan semua tombol keyboard satu per satu.
Jangan hanya mengetik beberapa huruf saja. Karena tombol yang rusak bisa saja hanya satu atau dua tombol tertentu.
Cek mulai dari huruf A sampai Z, angka 0 sampai 9, tombol F1 sampai F12, tombol arah, Enter, Backspace, Space, Shift, Ctrl, Alt, Tab, Esc, dan tombol lainnya.
Kalau ada tombol yang tidak muncul saat ditekan, berarti tombol tersebut bermasalah.
3. Gunakan Website Keyboard Tester
Supaya lebih mudah, kalian bisa menggunakan website keyboard tester.
Caranya cukup buka browser, lalu cari keyboard tester online. Setelah itu tekan semua tombol keyboard satu per satu.
Biasanya tombol yang ditekan akan menyala di layar. Jadi kalian bisa tahu tombol mana yang berfungsi dan mana yang tidak.
Cara ini cukup praktis, terutama saat membeli laptop bekas secara COD. Kalian hanya perlu koneksi internet sebentar untuk membuka website tersebut.
4. Cek Tombol yang Sering Dipakai
Untuk laptop bekas, ada beberapa tombol yang perlu dicek lebih teliti karena sering digunakan.
- Tombol Space
- Tombol Enter
- Tombol Backspace
- Tombol Shift kiri dan kanan
- Tombol Ctrl
- Tombol Alt
- Tombol arah
- Tombol W, A, S, D untuk laptop gaming
Tombol-tombol tersebut biasanya lebih cepat aus karena sering ditekan. Jadi jangan sampai lupa dicek.
5. Cek Apakah Ada Double Input
Double input adalah kondisi ketika kita menekan satu tombol, tapi huruf yang muncul menjadi dua kali atau lebih.
Contohnya kalian tekan huruf A sekali, tapi yang muncul malah “aa”. Atau tekan tombol Backspace sekali, tapi yang terhapus terlalu banyak.
Masalah seperti ini kadang tidak langsung kelihatan kalau hanya ditekan sebentar. Jadi coba ketik beberapa kalimat untuk memastikan keyboard tidak mengalami double input.
Kalau double input sering terjadi, berarti keyboard tersebut sudah mulai bermasalah.
6. Cek Tombol yang Mencet Sendiri
Selain tombol mati dan double input, ada juga masalah tombol mencet sendiri.
Misalnya kalian tidak menekan apa-apa, tapi laptop mengetik huruf sendiri. Atau kursor bergerak sendiri karena tombol arah seperti tertekan terus.
Masalah ini cukup mengganggu. Biasanya bisa terjadi karena keyboard kotor, pernah terkena cairan, atau ada jalur keyboard yang bermasalah.
Kalau menemukan gejala seperti ini, sebaiknya pikirkan lagi sebelum membeli.
7. Cek Tombol Power Jika Menyatu dengan Keyboard
Beberapa laptop memiliki tombol power yang menyatu dengan keyboard.
Kalau laptop seperti ini, tombol power juga perlu dicek. Pastikan tombolnya tidak keras, tidak tenggelam, dan bisa digunakan dengan normal.
Karena kalau tombol power bermasalah, tentu akan merepotkan saat ingin menyalakan laptop.
Untuk laptop bekas, jangan hanya cek laptop dalam kondisi sudah menyala. Kalau bisa, coba shutdown lalu nyalakan lagi untuk memastikan tombol power normal.
8. Cek Backlight Keyboard
Kalau laptop memiliki backlight keyboard, jangan lupa dicek juga.
Coba aktifkan lampu keyboard menggunakan tombol shortcut yang sesuai. Biasanya tombolnya ada di bagian function key, tergantung merek laptop.
Pastikan lampu keyboard menyala normal, tidak ada bagian yang mati, redup sebelah, atau berkedip aneh.
Untuk laptop gaming, backlight keyboard kadang menjadi salah satu fitur penting. Jadi kalau fitur ini bermasalah, bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menawar harga.
9. Cek Tombol Fn dan Shortcut
Tombol Fn juga penting untuk dicek. Karena tombol ini biasanya digunakan untuk mengatur brightness, volume, mode pesawat, touchpad, backlight keyboard, dan lain-lain.
Coba tekan kombinasi tombol Fn dengan tombol fungsi yang tersedia.
Misalnya:
- Fn untuk mengatur volume
- Fn untuk menaikkan dan menurunkan brightness
- Fn untuk menyalakan backlight keyboard
- Fn untuk menonaktifkan touchpad
Kalau tombol Fn bermasalah, beberapa shortcut laptop bisa tidak berfungsi.
10. Cek Keyboard Saat Mengetik Panjang
Selain test tombol satu per satu, coba juga mengetik kalimat agak panjang.
Misalnya buka Notepad, lalu ketik beberapa kalimat seperti biasa. Dari sini kalian bisa merasakan apakah keyboard nyaman digunakan atau tidak.
Perhatikan apakah ada tombol yang terasa keras, terlalu empuk, lambat merespon, atau tidak konsisten saat ditekan.
Karena keyboard yang terlihat normal saat dites satu tombol, kadang baru terasa tidak nyaman saat digunakan mengetik panjang.
11. Cek Bekas Cairan atau Kotoran
Keyboard laptop yang pernah terkena cairan biasanya cukup berisiko.
Perhatikan sela-sela tombol. Kalau ada noda lengket, bekas kerak, atau tombol terasa lengket saat ditekan, kalian perlu curiga.
Memang tidak semua noda berarti pernah terkena cairan. Bisa saja hanya debu atau kotoran biasa. Tapi kalau tombol terasa lengket dan beberapa tombol tidak normal, lebih baik hati-hati.
Keyboard yang pernah terkena cairan bisa menimbulkan masalah di kemudian hari, apalagi kalau cairannya masuk ke bagian dalam laptop.
12. Cek Keyboard di BIOS
Kalau ingin lebih yakin, kalian juga bisa mengecek keyboard di BIOS.
Caranya restart laptop, lalu masuk BIOS dengan tombol tertentu seperti F2, Del, Esc, atau tombol lain tergantung merek laptop.
Di BIOS, coba gunakan tombol arah, Enter, Esc, dan beberapa tombol lainnya.
Kalau keyboard bermasalah di Windows tapi normal di BIOS, bisa jadi masalahnya ada pada driver atau sistem. Tapi kalau di BIOS juga bermasalah, kemungkinan masalahnya dari keyboard atau hardware.
Tanda-Tanda Keyboard Laptop Bermasalah
Ada beberapa tanda keyboard laptop bekas mulai bermasalah.
- Ada tombol yang tidak berfungsi.
- Tombol mencet sendiri.
- Tombol double input.
- Tombol terasa keras atau tenggelam.
- Tombol tidak balik setelah ditekan.
- Backlight keyboard mati sebagian.
- Tombol Fn tidak berfungsi.
- Keyboard terasa lengket atau ada bekas cairan.
Kalau hanya satu tombol kecil yang jarang dipakai bermasalah, mungkin masih bisa dipertimbangkan. Tapi kalau banyak tombol yang bermasalah, lebih baik pikirkan lagi.
Apakah Keyboard Laptop Bekas Bisa Diganti?
Keyboard laptop bekas biasanya masih bisa diganti, tapi tergantung model laptopnya.
Ada laptop yang keyboardnya mudah diganti. Tapi ada juga laptop yang keyboardnya menyatu dengan bagian topcase, sehingga biaya gantinya lebih mahal.
Untuk laptop gaming, biaya penggantian keyboard bisa berbeda-beda tergantung merek dan tipe. Kalau keyboard memiliki RGB atau desain khusus, biasanya harganya lebih mahal.
Jadi sebelum membeli laptop bekas dengan minus keyboard, sebaiknya cek dulu biaya perbaikannya. Jangan sampai harga laptop terlihat murah, tapi biaya ganti keyboard ternyata cukup besar.
Apakah Laptop dengan Keyboard Minus Masih Layak Dibeli?
Laptop dengan keyboard minus masih bisa saja dibeli, asalkan minusnya ringan dan harga sesuai.
Misalnya hanya satu tombol jarang dipakai yang agak keras, mungkin masih bisa ditoleransi. Tapi kalau tombol penting seperti Enter, Space, Backspace, atau huruf sering dipakai bermasalah, sebaiknya jangan dianggap sepele.
Kalau kalian memang berencana memakai keyboard eksternal terus, mungkin tidak terlalu masalah. Tapi kalau laptop sering dibawa keluar, keyboard bawaan tetap harus normal supaya nyaman digunakan.
Tips Saat Membeli Laptop Bekas
Supaya tidak salah beli, cek keyboard laptop bekas dengan teliti sebelum membayar.
- Jangan hanya melihat kondisi fisik.
- Tekan semua tombol satu per satu.
- Gunakan keyboard tester online.
- Coba mengetik kalimat panjang di Notepad.
- Cek tombol Fn dan shortcut.
- Cek backlight keyboard jika ada.
- Perhatikan tanda bekas cairan.
- Tanyakan apakah keyboard pernah diganti atau diservis.
Kalau membeli secara COD, luangkan waktu untuk mengecek semuanya. Jangan terburu-buru karena penjual menunggu. Lebih baik cek agak lama daripada menyesal setelah barang dibawa pulang.
Kesimpulan
Cara cek keyboard laptop bekas sebenarnya cukup mudah. Kalian bisa mulai dari melihat kondisi fisik, menekan semua tombol satu per satu, menggunakan keyboard tester online, mencoba mengetik panjang, mengecek tombol Fn, backlight, dan memastikan tidak ada tombol yang mencet sendiri.
Keyboard adalah bagian penting yang sering dipakai setiap hari. Jadi jangan sampai kalian membeli laptop bekas hanya karena speknya bagus, tapi keyboardnya bermasalah.
Kalau keyboard masih normal, responsif, tidak double input, tidak ada tombol mati, dan nyaman dipakai mengetik, berarti kondisinya masih aman.
Tapi kalau ada banyak tombol bermasalah, bekas cairan, atau tombol penting tidak berfungsi, lebih baik pertimbangkan lagi atau jadikan bahan untuk menawar harga.
Bagaimana, mudah bukan? Itu merupakan cara cek keyboard laptop bekas sebelum membeli supaya tidak salah pilih.
Kalau ada hal yang perlu ditanyakan terkait postingan ini bisa lewat komentar dibawah!
Sekian dan Terimakasih!

Posting Komentar untuk "Cara Cek Keyboard Laptop Bekas"