Cara Cek Battery Health Laptop Bekas Sebelum Beli

Cara cek battery health laptop bekas sebelum membeli

Saya pernah merasa bingung ketika ingin membeli laptop bekas, terutama bagian baterainya. Karena apa? Karena dari luar laptop bisa saja terlihat mulus, keyboard masih enak, layar masih cerah, tapi ternyata baterainya sudah lemah dan cepat habis.

Masalahnya disini adalah baterai laptop tidak selalu kelihatan rusaknya dari fisik. Kadang laptop masih bisa menyala normal, tapi ketika charger dicabut, baterainya langsung turun cepat. Nah kalau sudah seperti itu, kita sebagai pembeli bisa rugi juga, karena setelah beli malah harus keluar uang lagi untuk ganti baterai.

Makanya sebelum membeli laptop bekas, salah satu hal yang perlu dicek adalah battery health atau kesehatan baterai. Dengan mengecek bagian ini, kita bisa tahu apakah baterai laptop masih layak dipakai atau sudah mulai menurun kualitasnya.

Dimateri kali ini saya akan membahas cara cek battery health laptop bekas dengan cara yang mudah, terutama untuk laptop Windows. Jadi kalau kalian ingin membeli laptop second, jangan cuma cek spek, RAM, SSD, dan VGA saja, tapi baterainya juga wajib dicek.

Apa Itu Battery Health Laptop?

Battery health adalah kondisi kesehatan baterai laptop. Semakin bagus battery health, maka semakin baik juga kemampuan baterai dalam menyimpan daya.

Contohnya begini, saat laptop masih baru, baterai bisa tahan 4 sampai 6 jam tergantung pemakaian. Tapi setelah dipakai bertahun-tahun, baterai bisa saja cuma tahan 1 jam, bahkan ada juga yang baru beberapa menit langsung minta charger.

Hal seperti ini wajar terjadi karena baterai laptop memang memiliki umur pakai. Tapi kalau kita membeli laptop bekas, tentu kita harus tahu dulu kondisi baterainya masih bagus atau tidak. Jangan sampai sudah deal harga, ternyata baterainya sudah drop. Wkwkwk

Kenapa Battery Health Laptop Bekas Perlu Dicek?

Battery health laptop bekas perlu dicek supaya kita tidak salah beli. Karena baterai adalah salah satu komponen penting, apalagi kalau laptop tersebut ingin dipakai untuk kerja, kuliah, sekolah, atau dibawa keluar rumah.

Kalau laptop selalu harus colok charger, sebenarnya masih bisa dipakai. Tapi tentu kurang nyaman, karena laptop jadi tidak fleksibel lagi. Padahal salah satu alasan kita pakai laptop adalah supaya bisa digunakan dimana saja.

Selain itu, baterai yang sudah terlalu lemah juga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menawar harga. Jadi kalau battery health sudah turun jauh, kalian bisa bilang ke penjual bahwa baterainya perlu diganti atau kondisinya sudah tidak seperti baru.

Cara Cek Battery Health Laptop Bekas di Windows

Untuk laptop Windows, kita bisa mengecek kondisi baterai menggunakan Command Prompt. Cara ini cukup mudah dan tidak perlu install aplikasi tambahan.

Berikut caranya:

  1. Klik tombol Start di Windows.
  2. Ketik CMD atau Command Prompt.
  3. Klik kanan, lalu pilih Run as administrator.
  4. Setelah CMD terbuka, ketik perintah berikut:
powercfg /batteryreport

Setelah itu tekan Enter.

Nanti Windows akan membuat laporan baterai dalam bentuk file HTML. Biasanya akan muncul lokasi file tersebut disimpan. Kalian tinggal copy alamatnya, lalu buka lewat File Explorer atau browser.

Kalau sudah terbuka, maka akan muncul laporan baterai laptop tersebut. Nah disinilah kita bisa melihat kondisi baterainya.

Bagian yang Harus Dilihat di Battery Report

Setelah file battery report terbuka, jangan bingung dulu melihat banyak tulisan dan angka. Yang paling penting kalian lihat adalah bagian Installed Batteries.

Disana biasanya ada beberapa informasi seperti:

  • Design Capacity
  • Full Charge Capacity
  • Cycle Count jika tersedia

Design Capacity adalah kapasitas baterai saat laptop masih baru dari pabrik. Sedangkan Full Charge Capacity adalah kapasitas baterai saat ini setelah digunakan.

Jadi intinya begini, kalau Full Charge Capacity masih mendekati Design Capacity, berarti kondisi baterainya masih cukup bagus. Tapi kalau selisihnya sudah terlalu jauh, berarti baterai sudah mulai menurun.

Contohnya:

  • Design Capacity: 50.000 mWh
  • Full Charge Capacity: 42.000 mWh

Kalau seperti ini, baterainya masih lumayan bagus karena kapasitasnya belum turun terlalu jauh.

Tapi kalau contohnya seperti ini:

  • Design Capacity: 50.000 mWh
  • Full Charge Capacity: 20.000 mWh

Nah kalau seperti ini, baterainya sudah cukup menurun. Bukan berarti laptopnya tidak bisa dipakai, tapi kalian harus siap kalau baterainya cepat habis atau suatu saat perlu diganti.

Cara Menghitung Battery Health Laptop

Kalau ingin menghitung secara sederhana, kalian bisa pakai rumus ini:

Full Charge Capacity / Design Capacity x 100

Contohnya:

42.000 / 50.000 x 100 = 84%

Berarti battery health laptop tersebut sekitar 84%.

Menurut saya pribadi, untuk laptop bekas, battery health di atas 80% masih tergolong aman dan nyaman dipakai. Kalau sudah 70% ke bawah, masih bisa dipakai, tapi kalian harus lebih teliti lagi. Sedangkan kalau sudah jauh di bawah itu, lebih baik jadikan bahan pertimbangan sebelum membeli.

Cek Baterai Dari Pemakaian Langsung

Selain melihat battery report, kalian juga bisa mengecek baterai dari pemakaian langsung. Karena kadang angka di laporan terlihat lumayan, tapi saat dipakai ternyata baterainya tetap cepat turun.

Caranya cukup mudah:

  1. Cas laptop sampai penuh atau minimal di atas 80%.
  2. Cabut charger.
  3. Gunakan laptop untuk browsing, buka YouTube, atau mengetik biasa.
  4. Lihat apakah persentase baterai turun secara normal atau terlalu cepat.

Kalau dalam beberapa menit baterai langsung turun banyak, misalnya dari 80% ke 60% dalam waktu singkat, maka kalian perlu curiga. Bisa jadi baterainya memang sudah mulai lemah.

Selain itu, perhatikan juga apakah laptop tiba-tiba mati saat baterai masih tersisa. Misalnya baterai masih 30%, tapi laptop langsung mati. Kalau seperti ini, baterainya kemungkinan sudah tidak stabil.

Cek Kondisi Fisik Baterai dan Body Laptop

Untuk laptop yang baterainya tanam, memang agak sulit melihat kondisi baterai secara langsung. Tapi kalian masih bisa cek dari bagian body laptop.

Perhatikan apakah bagian bawah laptop terlihat menggembung atau tidak rata. Kalau ada bagian yang terlihat mengangkat, renggang, atau touchpad terasa naik, kalian harus hati-hati. Karena bisa saja baterainya sudah mulai kembung.

Baterai kembung sebaiknya jangan dianggap sepele. Kalau kondisinya seperti itu, lebih baik tanyakan ke penjual atau pertimbangkan lagi sebelum membeli.

Cara Cek Battery Health MacBook Bekas

Kalau yang ingin kalian beli adalah MacBook bekas, cara cek baterainya sedikit berbeda. Biasanya yang sering dilihat adalah Cycle Count dan kondisi baterai.

Caranya:

  1. Klik logo Apple di pojok kiri atas.
  2. Pilih About This Mac.
  3. Masuk ke System Report.
  4. Pilih bagian Power.
  5. Lihat informasi baterai seperti Cycle Count dan Condition.

Kalau kondisi baterai masih tertulis normal, berarti baterai masih terdeteksi baik oleh sistem. Tapi kalau sudah muncul peringatan service atau kondisi baterai tidak normal, maka itu bisa menjadi tanda bahwa baterai perlu diperhatikan.

Apakah Battery Health Rendah Berarti Laptop Jelek?

Belum tentu. Battery health rendah bukan berarti laptopnya jelek total. Bisa saja performa laptop masih bagus, SSD masih sehat, layar normal, keyboard aman, dan suhu juga masih terkendali.

Tapi baterai yang sudah lemah tetap harus dihitung sebagai minus. Jadi kalau kalian tetap ingin membeli laptop tersebut, pastikan harganya sesuai dengan kondisi barang.

Intinya jangan sampai membeli laptop bekas dengan harga normal, tapi ternyata baterainya sudah drop parah. Kalau sudah tahu dari awal, kita bisa lebih enak dalam mengambil keputusan.

Tips Sebelum Membeli Laptop Bekas

Sebelum membeli laptop bekas, jangan terburu-buru karena tergiur harga murah. Lebih baik cek pelan-pelan supaya tidak menyesal setelah barang dibawa pulang.

Beberapa hal yang perlu kalian cek antara lain:

  • Cek kondisi fisik laptop.
  • Cek layar apakah ada dead pixel atau garis.
  • Cek keyboard dan touchpad.
  • Cek SSD atau harddisk.
  • Cek suhu laptop saat digunakan.
  • Cek charger apakah original dan normal.
  • Cek battery health.

Kalau semua bagian aman, maka laptop bekas tersebut bisa dipertimbangkan. Tapi kalau ada banyak minus, lebih baik pikirkan lagi daripada nanti menyesal.

Kesimpulan

Cara cek battery health laptop bekas sebenarnya cukup mudah. Untuk laptop Windows, kalian bisa menggunakan perintah powercfg /batteryreport lewat Command Prompt. Dari laporan tersebut, kalian bisa melihat perbandingan antara Design Capacity dan Full Charge Capacity.

Semakin kecil selisihnya, maka kondisi baterai biasanya masih bagus. Tapi kalau Full Charge Capacity sudah turun jauh dari Design Capacity, berarti baterai sudah mulai lemah.

Selain melihat laporan, jangan lupa cek juga pemakaian langsung. Cabut charger, gunakan laptop beberapa menit, lalu lihat apakah baterainya turun normal atau terlalu cepat.

Dengan melakukan pengecekan ini, kalian bisa lebih aman ketika membeli laptop bekas. Setidaknya kita tidak hanya percaya kata penjual, tapi juga mengecek langsung kondisi barangnya.

Bagaimana mudah bukan? Itu merupakan cara cek battery health laptop bekas yang bisa kalian lakukan sebelum membeli laptop second.

Kalau ada hal yang perlu ditanyakan terkait postingan ini bisa lewat komentar dibawah!

Sekian dan Terimakasih!

Baca Juga

Posting Komentar untuk "Cara Cek Battery Health Laptop Bekas Sebelum Beli"