Cara Cek Suhu CPU dan GPU Laptop

Cara cek suhu CPU dan GPU laptop agar tidak cepat panas

Kalau kalian memakai laptop, terutama laptop gaming, salah satu hal yang cukup penting untuk diperhatikan adalah suhu CPU dan GPU.

Kenapa suhu CPU dan GPU perlu dicek?

Karena CPU dan GPU adalah komponen utama yang bekerja keras saat laptop digunakan. CPU bertugas memproses banyak perintah, sedangkan GPU bertugas mengolah grafis, terutama saat bermain game, editing video, desain, rendering, atau menjalankan aplikasi berat.

Kalau suhu CPU dan GPU masih normal, laptop biasanya terasa nyaman dipakai. Tapi kalau suhunya terlalu tinggi, laptop bisa menjadi panas, kipas berisik, performa turun, game patah-patah, bahkan bisa mati sendiri.

Nah pada artikel kali ini saya akan membahas cara cek suhu CPU dan GPU laptop dengan mudah. Artikel ini cocok untuk kalian yang ingin mengecek laptop sendiri, atau sedang ingin membeli laptop bekas supaya tidak salah pilih.

Apa Itu CPU dan GPU?

Sebelum masuk ke cara mengeceknya, kita bahas sedikit dulu.

CPU adalah processor utama pada laptop. Komponen ini bekerja untuk menjalankan sistem, aplikasi, browser, game, dan berbagai proses lain di dalam laptop.

Sedangkan GPU adalah komponen grafis. Untuk laptop biasa, GPU biasanya menyatu dengan processor, seperti Intel UHD, Intel Iris Xe, atau AMD Radeon Graphics. Sedangkan untuk laptop gaming, biasanya ada GPU dedicated seperti NVIDIA GeForce GTX, RTX, atau AMD Radeon.

Karena CPU dan GPU bekerja cukup berat, terutama pada laptop gaming, maka suhu keduanya perlu diperhatikan.

Kenapa Suhu CPU dan GPU Perlu Dicek?

Suhu CPU dan GPU perlu dicek supaya kita tahu apakah laptop masih bekerja dalam kondisi normal atau tidak.

Laptop yang terlalu panas bisa mengalami penurunan performa. Biasanya ini disebut throttling. Jadi saat suhu terlalu tinggi, laptop akan menurunkan performa supaya komponen tidak semakin panas.

Akibatnya, game bisa terasa patah-patah, aplikasi berat jadi lambat, dan laptop terasa tidak stabil.

Kalau kalian membeli laptop bekas, cek suhu CPU dan GPU juga penting. Karena dari suhu ini kita bisa tahu apakah sistem pendingin laptop masih bagus, kipas masih normal, atau mungkin laptop sudah butuh cleaning dan repasta.

1. Cek Suhu CPU dan GPU Menggunakan HWMonitor

Cara pertama yang cukup mudah adalah menggunakan aplikasi HWMonitor.

Aplikasi ini bisa menampilkan suhu CPU, GPU, storage, tegangan, dan informasi lain pada laptop.

Caranya seperti ini:

  1. Download dan install aplikasi HWMonitor.
  2. Buka aplikasinya.
  3. Cari bagian CPU untuk melihat suhu processor.
  4. Cari bagian GPU untuk melihat suhu VGA atau grafis.
  5. Perhatikan suhu saat laptop idle dan saat digunakan berat.

Biasanya akan ada beberapa angka seperti Value, Min, dan Max. Value adalah suhu saat ini, Min adalah suhu terendah yang terbaca, dan Max adalah suhu tertinggi yang tercatat selama aplikasi berjalan.

2. Cek Suhu Menggunakan HWiNFO

Selain HWMonitor, kalian juga bisa menggunakan HWiNFO.

HWiNFO cukup lengkap untuk melihat sensor laptop. Aplikasi ini bisa menampilkan suhu CPU, GPU, SSD, penggunaan daya, clock speed, dan informasi lainnya.

Caranya:

  1. Buka aplikasi HWiNFO.
  2. Pilih mode Sensors only.
  3. Lihat bagian suhu CPU dan GPU.
  4. Perhatikan suhu saat laptop digunakan.

Kalau kalian ingin mengecek laptop bekas, HWiNFO cukup membantu karena informasinya detail. Tapi untuk pemula, tampilannya mungkin terlihat agak ramai. Jadi cukup fokus saja pada suhu CPU dan GPU.

3. Cek Suhu GPU dengan MSI Afterburner

Kalau kalian ingin mengecek suhu GPU saat bermain game, MSI Afterburner bisa menjadi pilihan.

Aplikasi ini sering digunakan untuk menampilkan suhu, FPS, penggunaan GPU, penggunaan CPU, dan informasi lain langsung di layar saat game berjalan.

Dengan MSI Afterburner, kalian bisa melihat apakah suhu GPU naik terlalu tinggi saat bermain game.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan sembarangan mengubah pengaturan overclock kalau belum paham. Gunakan saja untuk monitoring suhu dan performa.

4. Cek Suhu Lewat Aplikasi Bawaan Laptop

Beberapa laptop gaming biasanya sudah memiliki aplikasi bawaan dari mereknya.

Misalnya aplikasi untuk mengatur mode performa, kecepatan kipas, lampu keyboard, dan melihat suhu CPU atau GPU.

Contohnya seperti Armoury Crate, NitroSense, Lenovo Vantage, OMEN Gaming Hub, MSI Center, Alienware Command Center, dan aplikasi sejenis tergantung merek laptop.

Kalau laptop kalian punya aplikasi bawaan seperti itu, kalian bisa memakainya untuk mengecek suhu dengan lebih mudah.

5. Cek Suhu Saat Laptop Idle

Setelah aplikasi monitoring dibuka, cek dulu suhu saat laptop dalam kondisi idle.

Idle maksudnya laptop menyala tapi tidak sedang menjalankan aplikasi berat. Misalnya hanya di desktop, browser ditutup, dan tidak sedang bermain game.

Untuk laptop normal, suhu idle biasanya tidak terlalu tinggi. Kalau saat idle saja suhu sudah sangat panas, ada kemungkinan laptop sedang menjalankan banyak aplikasi di background, kipas kotor, thermal paste sudah kering, atau sistem pendinginnya kurang baik.

Jadi jangan hanya cek suhu saat bermain game. Suhu saat idle juga penting untuk dilihat.

6. Cek Suhu Saat Dipakai Browsing dan Nonton Video

Selain idle, coba juga cek suhu saat digunakan untuk aktivitas ringan seperti browsing, mengetik, atau menonton video.

Kalau hanya dipakai ringan tapi suhu cepat naik dan kipas berisik, berarti ada yang perlu diperhatikan.

Bisa jadi aplikasi di background terlalu banyak, ventilasi tertutup, atau laptop sudah perlu dibersihkan.

7. Cek Suhu Saat Bermain Game

Untuk laptop gaming, cek suhu saat bermain game adalah salah satu test yang penting.

Coba jalankan game yang biasa dimainkan atau game yang sudah terpasang di laptop. Mainkan sekitar beberapa menit, lalu lihat suhu CPU dan GPU.

Kalau suhu naik saat bermain game, itu wajar. Karena CPU dan GPU memang sedang bekerja berat.

Yang perlu diwaspadai adalah kalau suhu naik terlalu cepat, kipas sangat berisik, FPS drop parah, game crash, atau laptop mati sendiri.

Kalau gejala seperti itu muncul, bisa jadi laptop mengalami masalah panas atau pendinginannya sudah tidak maksimal.

8. Cek Suhu Saat Benchmark Ringan

Selain bermain game, kalian juga bisa mengecek suhu menggunakan benchmark ringan.

Tujuannya bukan untuk menyiksa laptop, tapi untuk melihat apakah CPU dan GPU tetap stabil saat diberi beban.

Saat benchmark berjalan, perhatikan suhu, suara kipas, performa, dan apakah laptop tetap normal.

Kalau laptop tiba-tiba mati, restart, layar blank, atau suhu langsung terlalu tinggi, itu tanda yang perlu diwaspadai.

Berapa Suhu CPU dan GPU Laptop yang Normal?

Suhu normal laptop bisa berbeda-beda tergantung merek, tipe, processor, GPU, sistem pendingin, suhu ruangan, dan beban kerja.

Namun sebagai gambaran umum:

  • Suhu idle biasanya sekitar 40 sampai 60 derajat Celsius.
  • Suhu saat browsing atau kerja ringan bisa sekitar 50 sampai 70 derajat Celsius.
  • Suhu saat bermain game bisa naik ke 70 sampai 90 derajat Celsius.

Untuk laptop gaming, suhu tinggi saat bermain game masih cukup wajar selama performa stabil dan tidak sampai mati sendiri.

Tapi kalau suhu sering mendekati 95 sampai 100 derajat Celsius, FPS drop parah, atau laptop terasa sangat panas, sebaiknya segera dicek lebih lanjut.

Perbedaan Suhu CPU dan GPU

Suhu CPU dan GPU tidak selalu sama.

Kadang CPU lebih panas karena game atau aplikasi banyak menggunakan processor. Tapi pada game berat, GPU juga bisa bekerja keras dan suhunya ikut naik.

Kalau CPU panas tapi GPU normal, bisa jadi beban lebih banyak ke processor. Kalau GPU panas tapi CPU normal, berarti beban grafisnya lebih besar.

Yang paling penting adalah melihat apakah suhu keduanya masih stabil dan tidak menyebabkan performa turun drastis.

Tanda-Tanda CPU dan GPU Terlalu Panas

Ada beberapa tanda kalau CPU atau GPU laptop terlalu panas.

  • Kipas laptop berputar sangat kencang terus-menerus.
  • Body laptop terasa sangat panas.
  • Game tiba-tiba patah-patah atau FPS drop.
  • Aplikasi berat sering lag atau crash.
  • Laptop restart atau mati sendiri.
  • Suhu cepat naik walaupun baru digunakan sebentar.
  • Performa turun setelah beberapa menit bermain game.

Kalau tanda-tanda ini sering muncul, sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama.

Penyebab Suhu CPU dan GPU Tinggi

CPU dan GPU laptop bisa panas karena beberapa penyebab.

  • Debu menumpuk di kipas dan heatsink.
  • Thermal paste sudah kering.
  • Kipas lemah atau tidak berputar normal.
  • Ventilasi udara tertutup.
  • Laptop dipakai di kasur atau bantal.
  • Setting game terlalu tinggi.
  • FPS tidak dibatasi.
  • Suhu ruangan terlalu panas.
  • Aplikasi background terlalu banyak.

Jadi kalau suhu laptop tinggi, jangan langsung menyimpulkan laptop rusak. Bisa saja penyebabnya hanya debu, thermal paste, atau penggunaan yang kurang tepat.

Cara Menurunkan Suhu CPU dan GPU Laptop

Kalau suhu CPU dan GPU laptop terlalu tinggi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

  • Gunakan laptop di meja yang rata.
  • Jangan gunakan laptop di kasur, bantal, atau selimut.
  • Bersihkan lubang ventilasi dari debu.
  • Gunakan cooling pad atau stand laptop.
  • Tutup aplikasi yang tidak dipakai.
  • Turunkan setting grafis game.
  • Batasi FPS sesuai refresh rate layar.
  • Gunakan mode balanced jika tidak butuh performa tinggi.
  • Lakukan cleaning dan repasta jika sudah lama tidak dirawat.

Cara di atas bisa membantu suhu laptop lebih stabil. Tapi kalau suhu tetap tinggi walaupun sudah dicoba, sebaiknya bawa ke teknisi yang terpercaya.

Cek Suhu Laptop Bekas Sebelum Membeli

Kalau kalian ingin membeli laptop bekas, cek suhu CPU dan GPU adalah salah satu hal yang penting.

Jangan hanya melihat spek di deskripsi. Coba test langsung laptopnya.

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Buka aplikasi monitoring suhu.
  • Lihat suhu saat idle.
  • Coba buka game atau benchmark ringan.
  • Perhatikan suhu CPU dan GPU.
  • Dengarkan suara kipas.
  • Lihat apakah performa turun drastis.
  • Pastikan laptop tidak mati sendiri.

Kalau suhu masih wajar dan performa stabil, itu tanda yang cukup baik. Tapi kalau suhu terlalu tinggi dan laptop tidak stabil, lebih baik pikirkan lagi sebelum membeli.

Jangan Terlalu Panik Melihat Suhu Tinggi

Satu hal yang perlu diingat, laptop gaming memang bisa panas saat digunakan untuk game berat.

Jadi jangan langsung panik kalau suhu CPU atau GPU naik saat bermain game. Itu masih normal selama laptop tetap stabil.

Yang perlu diwaspadai adalah kalau panasnya berlebihan, performa turun parah, laptop mati sendiri, atau suhu tinggi muncul walaupun laptop hanya dipakai ringan.

Kesimpulan

Cara cek suhu CPU dan GPU laptop bisa dilakukan dengan aplikasi seperti HWMonitor, HWiNFO, MSI Afterburner, atau aplikasi bawaan laptop gaming.

Cek suhu saat laptop idle, saat dipakai ringan, dan saat digunakan untuk game atau benchmark ringan. Dari situ kalian bisa tahu apakah suhu laptop masih normal atau sudah terlalu panas.

Kalau suhu CPU dan GPU masih wajar, kipas normal, performa stabil, dan laptop tidak mati sendiri, berarti kondisi pendinginan laptop kemungkinan masih aman.

Tapi kalau suhu terlalu tinggi, kipas berisik, FPS drop parah, atau laptop sering mati sendiri, sebaiknya cek bagian pendingin seperti debu, thermal paste, kipas, dan ventilasi udara.

Bagaimana, mudah bukan? Itu merupakan cara cek suhu CPU dan GPU laptop sebelum membeli laptop bekas atau saat ingin mengecek kondisi laptop sendiri.

Kalau ada hal yang perlu ditanyakan terkait postingan ini bisa lewat komentar dibawah!

Sekian dan Terimakasih!

Baca Juga

Posting Komentar untuk "Cara Cek Suhu CPU dan GPU Laptop"